Kegiatan

 2007

APRIL

25 – 26 April 2007
“Review RAD Rehab-Rekon 2006 sebagai bahan perbaikan RAD Rehab-Rekon 2007”
Dalam kegiatan kali ini dihadiri oleh multistakeholder, diantaranya pemerintah, LSM dan masyarakat. Bidang yang dibahas adalah infrastruktur, perumahan, pemerintahan, ekonomi, kesehatan, sosial budaya.
Untuk materi dapat di download pada :

MEI

28 Mei 2007

“Seminar Habis gempa terbitlah terang”
SELAMA ini pemahaman masyarakat terhadap gempa bumi ternyata masih sangat minim. Warga DIY belum siap mental dalam menghadapi bencana. Dalam seminar kali ini FYB bersama Kedaulatan Rakyat dan UTY membahas lebih dalam tentang manajemen becana di DIY dan mereview 1 tahun pasca gempa DIY”. Dihadiri oleh Bupati Bantul Idham samawi, Kepala BMG dan Kepala Redaksi Kedaulatan Rakyat.
Untuk materi dapat di download pada :

29 Mei 2007

“Rapat Bulanan Forum Yogya Bangkit”
Terdapat tiga point penting yang diusulkan menjadi agenda rapat Forum Yogya Bangkit pada tanggal 29 Mei 2007. Pertama mengenai prioritas perbaikan hasil review RAD (Rencana Aksi Daerah) di semua elemen dan waktu pelaksanaan, isu prioritas dan pelaksanaannya. Kedua, terkait dengan media yang menjadi pintu koordinasi dalam bentuk newsletter. Ketiga mekanisme koordinasi antar elemen yang lebih efektif.
Untuk materi dapat di download pada :

JUNI

25 Juni 2007

“Workshop Revitalisasi Ketahanan Pangan Pasca Gempa”
Untuk menindaklanjuti permasalahan ketahanan pangan pasca gempa, maka cluster pertanian dan ketahanan pangan akan mengadakan workshop dengan tema “ Revitalisasi Pemulihan bidang Pertanian dan Ketahanan pangan Pasca Bencana” yang bertujuan untuk merumuskan alternatif perbaikan kebijakan terkait dengan pemulihan bidang pertanian dan ketahanan pangan pasca bencana. Rumusan tersebut mengacu kepada UU No.7 tahun 1996 tentang ketahanan pangan, Keppres No.132 tahn 2001 tentang Dewan Ketahanan Pangan serta UU no.24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.
Untuk materi dapat di download pada :

Tanggapan

  1. jangan cuma meeting dan seminar…… mana hasilnya ke masyarakat korban…..


Beri tanggapan

Your response: